Info Grafis Informasi Beasiswa Tips Kuliah

Tak ingin Gagal Meraih Beasiswa Luar Negeri? Hindari 3 Hal ini

Siapa yang tidak ingin mendapatkan beasiswa luar negeri?  semua pelajar Indonesia pastinya sangat ingin mendapat beasiswa untuk berkuliah di luar negeri.

Bagaimana tidak, bisa berkuliah di negara lain memang sangat menyenangkan. Kita bisa melihat segala sesuatu yang baru, mulai dari masyarakatnya, wilayah negaranya yang Indah bahkan yang sebelumnya hanya bisa kita lihat dari Internet saja. Selain itu kita bisa menikmati pendidikan yang biasanya lebih baik dari Negara kita, terlebih jika berkuliah di negara maju dan semua itu kita nikmati secara gratis.

Pilihan beasiswa yang bisa mereka pilih pun sangat banyak, mulai dari beasiswa LPDP, Australia Awards, Turkish Scholarship, Beasiswa Kemenag dan masih banyak lagi pilihan beasiswa yang tersedia.

berikut ini beberapa kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan oleh para pencari beasiswa, sehingga menghambat mereka untuk mendapatkan beasiswa luar negeri:

Malas Membaca dan Mencari Informasi Beasiswa

Rajin berselancar mencari info di Internet dan membaca semua informasi memang syarat mutlak jika ingin mendapatkan beasiswa, akan tetapi sebagian pencari beasiswa malas mencari dan membaca informasi, padahal semua info yang mereka butuhkan sudah tersedia di internet.

Tidak hanya itu, semua info beasiswa juga sudah banyak yang berbahasa Indonesia sehingga semakin memudahkan para pencari beasiswa untuk mencari tahu seluk beluk beasiswa yang ia inginkan.

Lalu ada juga pencari beasiswa yang ingin informasi instan yang bisa didapatkan dengan bertanya kepada orang lain. Memang tidak salah bertanya ke orang lain, akan tetapi banyak pencari beasiswa menanyakan hal-hal sepele yang sebenarnya bisa mereka dapatkan dengan mudah di  google.

Jadi bagi para pencari beasiswa, jangan bermalas-malasan mencari dan membaca Informasi beasiswa, agar kamu tidak ketinggalan informasi.

Terakhir saran dari saya, biasakan banyak membaca dari sekarang, karena jika kamu berhasil kuliah ke Luar Negeri, kamu akan dituntut membaca lebih banyak disana nantinya.

Jarang Melatih Kemampuan Berbahasa Asing

Kemampuan bahasa asing merupakan harga mati bagi setiap pemburu beasiswa. Hampir seluruh jenis beasiswa memberi syarat kemampuan bahasa asing setiap tahunnya, dan bahasa yang paling umum diminta sebagai adalah kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.

Sebagian besar pencari beasiswa memang sudah bisa berbahasa Inggris baik pasif maupun aktif, bahkan sudah banyak pelajar SMA yang sudah memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS. Namun sertifkat saja tidak cukup, pencari beasiswa harus tetap melatih kemampuan bahasa asingnya sembari menunggu hasil seleksi berkas keluar.

Karena kemampuan bahasa Inggris kita akan diuji secara lansung oleh pewawancara yang biasanya adalah Native Speaker atau orang asing yang berasal dari Negara tujuan kuliah kita. Terkadang Native speaker tersebut memberikan pertanyaan yang sulit dijawab saat tes wawacara, sehingga jika kita tidak memiliki kemampuan bahasa asing yang mumpuni, maka pertanyaan dari penguji tentunya akan sulit dijawab.

Bagi kalian para pemburu beasiswa, jangan puas dengan sertifikat bahasa saja, namun teruslah berlatih sehingga kamu bisa maksimal ketika tes wawancara dan bisa meyakinkan penguji untuk meloloskan kamu ke Negara Impian.

Pasif, Minim Prestasi dan Minim Pengalaman Organisasi
Seluruh lembaga pemberi beasiswa memberikan beasiswa kepada anak muda Indonesia tentunya tidak sekedar member saja, namun mereka memiliki harapan agar para awardee atau penerima beasiswa ini bisa menjadi tokoh dan pemimpin bangsa di masa depan kelak.

Oleh karena itu, selain mensyaratkan kemampuan bahasa, lembaga pemberi beasiswa juga menginginkan para pendaftar beasiswa ini memiliki segudang prestasi dan keaktifan di berbagai event nasional maupun internasional.

Bagi kamu yang tidak memiliki prestasi akademik, jangan khawatir, kamu bisa memburu prestasi di luar akademik, seperti olahraga, music ataupun di bidang literasi. Tidak hanya itu, kamu juga bisa memperbanyak pengalaman organisasi dengan cara mengikuti berbagai kegiatan BEM di Kampus atau kegiatan volunteering social.

Itulah 3 kebiasaan yang dapat menghambat impianmu berkuliah ke luar negeri. Kamu bisa berlatih untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu mulai dari sekarang. Selamat berjuang, semoga teman-teman semua bisa menggapai impiannya berkuliah di luar negeri dengan beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *