Teknologi

Kemenkominfo-UPI Kampus Tasikmalaya Kembangkan Digital Entrepreneurship Academy Bagi Tenaga Dosen

KAMPUSIANA-JAKARTA

Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melakukan kolaborasi dengan Program Studi Kewirausahaan dan Program Studi Bisnis Digital Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya dalam bidang pengembangan Digital Entrepreneurship bagi tenaga dosen untuk memperkuat kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.

Kolaborasi ini dikembangkan dalam kegiatan Trainning of Trainer (TOT) Digital Entrepreneurship yang diselanggarakan di Bandung pada tanggal 23-25 Maret 2021 bagi tenaga dosen Program Studi Kewirausahaan dan Program Studi Bisnis Digital Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya serta tenaga dosen di Indonesia yang dihadiri pimpinan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Wilayah Bandung dan Jakarta (23/3/2021).

Trainning of Trainer (TOT) Digital Entrepreneurship merupakan rangkaian kegiatan dalam Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Tahun 2021 yang merupakan program Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang bekerja sama dengan Mitra Global Tech Company, Perguruan Tinggi, dan Start-up Lokal. Sasaran program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) untuk mencetak Digital Entrepreneur (Digipreneur) baru dengan target sejumlah 22.000 orang dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.

Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Wilayah Bandung Betty Julianti menjelaskan bahwa Digitalisasi membuka cara baru dalam perkembangan pengelolaan bisnis berbasis digital. Strategi ini dikembangkan dalam rangka memotong jalur distribusi, efisiensi biaya usaha, meningkatkan akses kepada pelanggan baru, membuka akses lebih cepat kepemasok serta lebih luas dapat membuka akses keluar negeri. Lebih lanjut, Betty Julianti berharap akses informasi yang cepat di Indonesia ini perlu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mempermudah akses bisnis melalui pengembangan digitalisasi dalam bisnisnya. Untuk mempercepat akses digitalisasi bisnis ini maka perlu literasi digital yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman terhadap pengetahuan dalam memanfaatkan dan menggunakan digitalisasi bisnis ini.

Strategi Digital Entrepreneurship Academy (DEA) ini, kita berupaya untuk meningkatkan keterampilan dan kinerja sumber sumber daya manusia pegiat bisnis usaha mikro kecil menengah serta tenaga dosen sebagai pendamping yang mampu mengadposi teknologi berbasis digital untuk kegiatan praktik sehari-hari dalam meningkatkan capaian usaha. Melalui digital enterpenrushopntalent ini dilakukan akan berdampak pada perkembangakn bisnis. Semoga, Digital Entrepreneurship Academy (DEA) berdampak pada perkemabangan bisnis serta mampu meningkatkan pertumbuhan pebisnis lokal dalam negeri dan luar negeri dalam merespon.

Ketua Program Studi Kewirausahaan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya Arief Budiman, S.S, S.Sos, IMSMEs menjelaskan bahwa koloborasi antara Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dengan Program Studi Kewirausahaan dan Program Studi Bisnis Digital UPI Kampus Tasikmalaya dalam program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dikembangkan dalam rangka meningkatkan keterampilan serta memperkuat kompetensi para dosen pada bidang kewirausahaan berbasis digital serta membantu pencapaian visi program studi kewirausahaan yaitu Pelopor dan unggul dalam menumbuhkembangkan wirausahawan yang kreatif, inovatif dan produktif di Indonesia tahun 2030.

Melalui program ini, membantu program studi kewirausahaan dalam menyelenggarakan pengabdian masyarakat untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan keilmuan kewirausahaan dengan berupaya memberikan layanan kepada masyarakat, pengusaha baik kecil, sedang dan besar maupun pihak-pihak lain yang membutuhkan. Kolaborasi program ini dikembangkan dalam rangkaikut berperan aktif dalam komunitas keilmuan bidang kewirausahaan baik dalam lingkup nasional, regional maupun internasional serta membantu pemerintah untuk membekali dan mendampingi para pelaku bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia dalam merencanakan, mengelola dan mengembangkan kinerja usahanya berbasis digital. Lebih lanjut, Arief Budiman, S.S, S.Sos, IMSMEs menjelaskan bahwa melalui kegiatan Trainning of Trainer (TOT) Digital Entrepreneurship dalam Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Tahun 2021 para dosen mendapatkan penyegaran materi serta peningkatan keterampilan, pengetahuan dan kompetensi dalam penguasaan materi business model, power merchat, serta pembuat konten dan strategi pemasaran bagi UMKM untuk meningkatkan bisnisnya.

Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya Adam Hermawan, S.Kom., MBA memberikan apresiasi atas kolaborasi yang telah dilakukan pada kegiatan Trainning of Trainer (TOT) Digital Entrepreneurship dalam Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Tahun 2021. Melalui program ini, kita terbantu dalam mencapai visi Program Studi Bisnis Digital untuk Menjadi Program Studi Pelopor dan Unggul (Leading and Outstanding) dalam bidang bisnis digital nasional tahun 2029. Melalui program ini kita mendapatkan mitra kerjasama dalam menyelenggarakan program pengabdian masyakat dalam bidang bisnis digital, selain itu juga dapat meningkatkan jejaring nasional dan internasional dalam bidang bisnis digital. Lebih lanjut, Adam Hermawan, S.Kom., MBA menjelakan terdapat sejumlah materi yang menginspirasi bagi kita sebagai dosen dalam memperbaharui informasi dalam pembuatan website, fitur Google My Business & SEO, serta Social Media Marketing dalam mengoptimasi kerja mesin bisnis yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha agar bisnis mudah ditemukan di mesin pencari memberikan pemahaman bagaimana pengelolaan media sosial yang baik, menarik, dan berkelanjutan, baik secara organik maupun berbayar.

Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Wilayah Bandung Betty, serta Pusbang Profesi dan Sertifikasi, Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengapresiasi atas kolaborasi dan partisipasi Program Studi Kewirausahaan dan Program Studi Bisnis Digital Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya untuk Trainning of Trainer (TOT) Digital Entrepreneurship dalam Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Tahun 2021. Semoga kolaborasi yang digagas dapat meningkatkan kinerja lembaga Universitas Pendidikan Indonesia dalam penguatan bidang kewirausahaan berbasis digital serta dapat membantu pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dalam meningkatkan kinerja UMKM di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *