Tips Kuliah

Inilah Tips Tampil Cantik saat Kuliah Online dari Dosen Muda Unand

Kampusiana-Pandemi Covid-19 membuat kegiatan belajar mengajar di lingkungan universitas yang biasanya bertatap muka kini beralih menjadi kuliah online. Meski proses pembelajaran secara daring, tetap tampil maksimal merupakan kewajiban bagi sejumlah dosen perempuan.

Dosen Universitas Andalas (Unand) Padang, Annisa Anindya, misalnya. Menurutnya, bagaimana perempuan dipandang seseorang harus diperhatikan. Sebab itu tampil maksimal di mata peserta didik meski tak bertemu secara tatap muka dianggap tantangan baginya.

“At least, lipstik lah yang agak on fire. Makeup minimalis saja, tidak perlu menor. Pemakaian blush on juga tidak perlu, karena tidak akan tampak jelas di kamera,” kata Anindya kepada Tagar, Kamis 24 September 2020.

Anindya menambahkan, titik fokus penampilan saat pandemi berada di sekitar setengah badan. Fokus orang akan bertumpu dari ujung rambut hingga pinggang karena area itu menjadi paling memungkinkan ditangkap kamera dalam metode pembelajaran online yang biasanya memanfaatkan platform Zoom atau Google Meet.

“Karena ngajar via online, yang perlu diperhatikan hanya dari pinggang ke atas, terutama wajah,” ujarnya.

Pemilihan kostum juga tak kalah penting bagi perempuan berusia 29 tahun tersebut. Bagimana ia dipandang agar tetap terkesan formal tetapi tetap berjiwa muda. Ia menyarankan, kaum hawa sebaiknya menghindari pemakaian jilbab sorong.

“Bagi yang berkerudung tentu harus membedakan jilbab harian dengan jilbab formal. Sangat tidak disarankan pakai jilbab sorong apalagi mukena saat ngajar,” katanya.

Menurut jebolan Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia itu, pemakaian jilbab sorong hanya dapat dilakukan jika keadaan mendesak.

“Kalau terburu waktu mepet misalnya, kondisi terpaksa, maka masih bisa disiasati dengan jilbab sorong yang agak modis. Intinya bukan jilbab yang biasa dipakai harian di rumah. Walau ngajar online, tetap harus formal,” jelasnya.

Annisa menegaskan, menyiasati penampilan saat mengajar online hanya perlu memberikan sentuhan riasan penonjol.

“Konsepnya minimalis tapi harus ada riasan yang menonjol, alias pembeda sudah pakai make up dan tidak. Misal dengan pakai eye liner, lipstik, pensil alis atau bisa pula eye shadow. Ini juga sangat membantu agar tahan ngantuk,” tuturnya.

Setelah semua persiapan selesai, penulis jurnal berjudul Feminisme dan Stereotip Gender dalam Iklan Produk Kecantikan itu menyarankan agar berada di depan laptop dengan pencahayaan yang terang.

“Pencahayaan harus pas. Kadang kalau lokasi kurang mendukung, saya pakai pencahayaan tambahan. O iya, jangan lupa istirahat yang cukup, minum air putih. WFH sejatinya memberikan cukup waktu untuk self-care, katanya. (K-01/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *