Tips Kuliah

Inilah Tatanan Normal Baru di Lingkungan UIN Bandung

Terhitung sejak tanggal 15 Juni 2020, UIN Sunan Gunung Djati Bandung merapkan tatan normla baru. Rektor UIN Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si menjelaskan menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Kementerian Agama dalam Tatanan Normal Baru; Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru; dan Hasil Rapat Pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 8 Juni 2020.

Bersama ini, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung menetapkan Kebijakan Akademik dan Non-Akademik dalam tatanan normal baru yang produktif dan aman menghadapi Covid-19 di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagaimana terlampir pada surat ini agar dipedomani dan disosialisasikan di masing-masing unit kerjanya.

Perkuliahan dan pembelajaran dilakukan secara online (daring) atau e-Learning, yang dilaksanakan sampai akhir perkuliahan semester genap tahun akademik 2019/2020. Pelaksanaan perkuliahan semester berikutnya menunggu ketentuan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dan rekomendasi dari satgas Covid-19 Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan akademik pada Pusat Pengembangan Bahasa, Ma’had Al-Jami’ah, dan PTIPD dilakukan secara online (daring) atau e-learning, mengikuti kegiatan perkuliahan dan pembelajaran lainnya.

Ujian proposal judul penelitian tugas akhir/skripsi, ujian tahfidz, ujian komprehensif, ujian munaqasyah, ujian tertutup, dan ujian terbuka dilakukan secara online (daring).

Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Penerimaan Mahasiswa Baru jalur Mandiri dilaksakan secara online (daring). Adapun penilaiannya menggunakan nilai raport dan wawancara secara online.

Layanan perpustakaan dilaksanakan secara online (daring). Kegiatan pembimbingan tugas akhir mahasiswa dilakukan secara fleksibel dengan mengikuti syarat dan ketentuan.

Praktikum di Laboratorium dapat dilakukan secara terbatas dengan mengikuti syarat dan ketentuan. Pelaksanaan wisuda disesuaikan dengan kondisi terkait perkembangan pandemi Covid-19.
“Hal-hal yang berkaitan dengan uang kuliah tunggal (UKT) mengenai dispensasi waktu dan tahapan pembayaran akan ditentukan kemudian sesuai regulasi terbaru dari Kementerian Agama RI tentang UKT pada masa pandemik Covid-19,” tegasnya.

Dalam tatanan normal baru yang produktif dan aman Covid-19, Dosen dengan Tugas Tambahan (DT) dan Tenaga Kependidikan terhitung tanggal 15 Juni 2020 menjalankan tugas kedinasan di kampus (WFO) dan di rumah/tempat tinggal (WFH) dengan perbandingan 50% jumlah pegawai. Penentuan personal yang menjalankan WFO dan WFH diatur dan dikoordinasikan oleh pimpinan unit kerja masing-masing.

Untuk dosen dengan Tugas Tambahan (DT) wajib hadir di kampus ketika diperlukan untuk melakukan otorisasi (paraf/tanda tangan) berkas/dokumen. Sedangkan dosen (biasa) menjalankan tugas kedinasan dari rumah/tempat tinggal (WFH) dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi serta tetap menjamin keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi sampai akhir semester genap tahun akademik 2019/2020. Pemberian tugas bagi mahasiswa agar memperhatikan kesiapan psikologis dan teknis kemampuan mahasiswa secara proporsional dan tidak berlebihan.

Untuk itu, hal-hal yang harus diperhatikan dalam penerapan Tatanan Normal Baru di UIN Sunan Gunung Djati adalah:
Persiapan sebelum berangkat ke kampus mulai dari berdoa untuk keselamatan, mengenakan masker, membawa hand sanitizer atau sabun cuci tangan, membawa perlengkapan alat shalat sendiri, membawa alat makan sendiri, sampai mengkonsumsi Vitamin C.

Pada saat perjalanan menuju kampus. Jika menggunakan transportasi publik, jaga jarak dengan penumpang lain. Jika berkendara mobil pribadi, buka jendela mobil untuk sirkulasi udara lebih baik. Jika berkendara dengan sepeda motor, pakai sarung tangan. Jangan menyentuh muka terutama bagian mata, hidung, dan mulut.

Saat memasuki kampus, cek temperatur suhu badan, maksimal 37.5 0C di gerbang masuk kampus, cuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun selama 20 detik atau menggunakan handsanitizer yang telah disiapkan ketika akan memasuki ruangan.,

Saat berada dalam kantor, hindari berjabat tangan, hindari berbagi penggunaan alat kerja, jaga jarak fisik, kenakan masker dan hindari kerumunan.

Sedangkan pada saat beribadah di Masjid, mengenakan masker, membawa sajadah sendiri, menjaga jarak;, tidak berjabat tangan dan berwudu di tempat kerja. (K-01/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *