Kampus Lifestyle

Dr. Bambang Samsul Arifin: KKNI Berbasis Wahyu Memadu Ilmu dan Moderasi Beragama

Kampusiana-Kedudukan kurikulum sangat penting dalam keseluruhan proses mengajar belajar. Oleh karena itu, kurikulum berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan praktik pembelajaran, dan bervariasi sesuai dengan teori belajar dan pembelajaran yang dianut. Kurikulum juga mengarahkan segala bentuk aktivitas pembelajaran demi tercapainya tujuan-tujuan pembelajaran.

Pernyataan itu disampaikan oleh Dr. Bambang Samsul Arifin, M.Si, Sekretaris Prodi Pendidikan Islam S3 dalam acara Workshop Pengembangan Kurikulum bertajuk “Pengembangan Kurikulum Pendidkan Islam S3 Mengacu KKNI Berbasis Wahyu Memandu Ilmu sebagai Upaya Peningkatan Mutu Doktor Pendidikan Islam” yang dipandu oleh Dr. Hj. Qiqi Yuliati Zakiah, M.Ag, di Hotel Shakti, Rabu (07/10/2020).

Pada dasarnya, fungsi kurikulum adalah sebagai alat dan pedoman untuk mengantar peserta didik sesuai dengan harapan dan cita-cita masyarakat. Oleh karenanya, proses mendesain dan merancang suatu kurikulum mesti memperhatikan sistem nilai (value system) yang berlaku beserta peraturan-peraturan yang ada di masyarakat.

Di samping itu, kurikulum berfungsi mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki peserta didik sesuai dengan bakat dan minatnya, maka pengembangannya harus memperhatikan segala aspek yang terdapat pada peserta didik. Kurikulum harus secara terus menerus dievaluasi dan dikembangkan agar isi dan muatannya selalu relevan dengan tuntutan masyarakat yang selalu berubah sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam implementasi kurikulum diperlukan pengembangan dan evaluasi secara berkesinambungan agar sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, sains, teknologi, dan sosial. “Kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi akan menjadi tumpuan harapan masyarakat, bangsa, dan negara,” paparnya.

Upaya mengembangkan kurikulum yang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, sains, teknologi, dan harapan masyarakat program studi Doktor Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan workshop pengembangan kurikulum Program Doktor Pendidikan Islam tahun 2020.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini diperoleh satu kurikulum yang lebih baik untuk meningkatkan mutu lulusan program studi Doktor Pendidikan Islam mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia berbasis wahyu memadu ilmu dan moderasi beragama,” pungkasnya. (K-01/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *