Informasi Beasiswa

Beasiswa Santri Resmi Dibuka, UIN Jakarta Tawarkan 2 Prodi

KAMPUSIANA (JAKARTA)-

Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tahun 2021 sudah dibuka terhitung mulai hari ini, Selasa (16/3/2021). Melalui program ini, UIN Jakarta sendiri mempersilahkan para santri yang berminat mendaftar di dua program studi, Prodi Pendidikan Dokter pada Fakultas Kedokteran dan Prodi Farmasi pada Fakultas Ilmu Kesehatan.

Keterangan resmi Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag menyebutkan pendaftaran PBSB dijadwalkan mulai hari ini Selasa 16 Maret hingga Kamis 15 April mendatang. “Pendaftaran PBSB tahun 2021 dibuka selama 1 bulan sejak 16 Maret hingga 15 April dan berbasis online,” ujar Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Dr. Waryono Abdul Ghafur MA di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Seleksi PBSB sendiri dilakukan secara bertahap. Mulai dari verifikasi dan validasi data pendaftaran peserta, seleksi tes tahap pertama, dan seleksi tahap kedua sebelum kemudian diagendakan untuk diumumkan pada 31 Mei 2021.

Selanjutnya, pendaftaran PBSB dilakukan secara online oleh masing-maisng pesantren melalui laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/pendaftaranpbsb. Pada tahap ini, pesantren harus terlebih dulu memastikan Nomor Statistik (NSP)-nya terdaftar di Kemenag. Setelah dipastikan, pesantren bisa langsung mendaftarkan santrinya mengikuti program.

Santri yang telah didaftarkan akan mendapatkan akun santri. Lalu, santri melengkapi form isian dan dokumen sesuai ketentuan di dalam aplikasi pendaftaran PBSB online. Seluruh dokumen dikonversi dalam format Portable Document Format atau PDF.

Beberapa dokumen yang harus diisi antara lain scan asli pas foto berwarna ukuran 3×4, scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Akte Kelahiran, scan Kartu Keluarga, scan Asli Surat Keterangan yang ditandatangani pimpinan Pesantren, dan scan asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal santri. Lainnya, scan asli nilai raport satu tahun terakhir, scan asli salinan ijazah yang dilegalisir atau surat keterangan lulus.

Seluruh berkas pengajuan nantinya akan diverifikasi oleh panitia di Kanwil Kementerian Agama Provinsi. Santri yang lolos seleksi selanjutnya akan diumumkan dan dibuatkan Kartu Peserta Seleksi PBSB.

Dalam dua tahap seleksi, santri akan mendapat beberapa materi ujian. Pada seleksi tahap pertama, santri akan mendapat Test Potensi Akademik (TPA), tes bahasa, dan tes kepesantren dan kebangsaan. Sedang pada seleksi tahap kedua, santri akan dites kemampuannya dalam membaca dan memahami kitab-kitab kuning dan tes hafalan al-Quran.

UIN Jakarta Tawarkan Dua Prodi

Dalam seleksi PBSB ini, UIN Jakarta sendiri ditunjuk menjadi mitra perguruan tinggi penyelenggara PBSB. Terdapat 21 perguruan tinggi yang ditunjuk Kemenag menjadi mitra penyelenggaraan PBSB seperti Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan beberapa perguruan tinggi keagaman Islam lainnya.

Dalam PBSB ini, UIN Jakarta sendiri menawarkan dua prodi yang bisa diakses santri peminat. Keduanya,  Prodi Pendidikan Dokter pada Fakultas Kedokteran dan Prodi Farmasi pada Fakultas Ilmu Kesehatan.

Total kuota santri yang bisa menempuh pendidikan kedokteran dan farmasi di UIN Jakarta berjumlah 16 orang santri. Masing-masing delapan orang di Prodi Pendidikan Dokter pada Fakultas Kedokteran dan delapan orang di Prodi Farmasi pada Fakultas Ilmu Kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *