Bolehkah Pacaran?

pacaran-boleh

Sebenarnya apa sih pacaran itu? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pacar itu teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih; kekasih. Sedangkan pacaran itu sama dengan berpacaran, dalam KBBI berpacaran itu bercintaan; berkasih-kasihan. Artinya pacaran itu hubungan antar lawan jenis yang saling cinta dan kasih sayang. Bukankah kita dianjurkan untuk saling mengasihi?

Pada dasarnya segala macam muamalah dibolehkan kecuali ada dalil yang melarangnya.

الأصل فى الأشياء الإباحة إلا ماحرمه الشرع

Begitu pula dengan pacaran. Pada dasarnya pacaran sebagai sebuah bentuk sosialisasi dibolehkan selama tidak menjurus pada tindakan yang jelas-jelas tidak diperbolehkan oleh syara’. Bagi saya pacaran boleh saja asal tidak dapat mendekatkan para pelakunya pada perzinahan.

Lalu ada yang bertanya lantas surat al-Isra’ ayat 32 menerangkan bahwa kita tidak boleh mendekati perzinahan bagaimana?

وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”

Bahwa pacaran bisa mendekatkan pada perzinahan itu yang tidak diperbolehkan. Andai kata antara laki-laki dan perempuan bisa menjaga kehormatannya masing-masing dan tahu batasan-batasan yang diatur oleh agama, yah sah-sah saja. Intinya alasan tidak diperbolehkannya pacaran itu karena bisa mendekatkan pada perzinahan.

Jika pacaran adalah upaya saling mengenal menjajaki kemungkinan untuk menjalin pernikahan dalam momentum khitbah melamar agar tahu keperibadian masing-masing, bagi saya yah boleh-boleh saja. Artinya pacaran itu bagian dari ta’aruf. Esensi pacaran dan ta’aruf itu sama tujuanya saling mengenal satu sama lain. Dalam Surah al-Hujurat Ayat 13

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Sudah saya singgung di atas tadi, bahwa esensi dari pacaran adalah untuk saling mengenal dan bermuara pada pernikahan apakah itu tidak baik? Pacaran itu miniatur dari berumah tangga, saling membantu, mengasihi, memotivasi, dan lain sebaginya. Bukankah perbuatan semancam ini dianjurkan? Dalam Surah an-Nisa Ayat 85 Allah berfirman

مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا وَمَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُنْ لَهُ كِفْلٌ مِنْهَا وَكَانَ اللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ مُقِيتًا

“Siapa yang memberikan syafa`at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bagian (pahala) daripadanya. Dan barangsiapa yang memberi syafa`at yang buruk, niscaya ia akan memikul bagian (dosa) daripadanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Memberikan syafaat yang baik adalah menolong orang lain, memberikan jalan keluar, dalam mengatasi kesulitan, atau mencegahnya dari berbagai kemadaratan. Membuka jalan untuk mendapatkan kebaikan, berarti memberi syafa’at yang baik. Memberi peluang untuk keburukan, berarti memberi syafaat yang buruk.

Jadi pada dasarnya pacaran itu boleh saja, asalkan bisa menjaga diri masing-masing. Pacaran yang tidak diperbolekan itu jika kita kebablasan. Andai kata pacaran untuk sekedar tahu pribadi masing-masing itu boleh saja kan sama dengan ta’aruf. Bagi saya ta’aruf itu tidak cukup hanya mengirimkan curriculum vitae (CV) ke calonnya. Masa untuk mengarungi bahtera rumah tangga cukup dengan CV? Itu semua tergantung pada niatnya, untuk apa pacaran? Kembali pada diri masing-masing, yang terpenting hati-hati dalam pacaran, bisa menjaga kehormatannya masing-masing. Jika pacaran itu menimbulkan kemudharatan itu yang diharamkan, jika tidak yah sah-sah saja.

Allahua‘lam bis-shawâb.

Related Articles

About author View all posts

Waki Ats Tsaqofi

Waki Ats Tsaqofi

Blogger | Layouter | Desainer Grafis |