Gimana Caranya Biar Gak Gampang Terprovokasi oleh Media?

sy8810-bacakoran-768x512

Selamat pagi Kampusianer! Selamat hari Senin! Semoga tetap semangat yah temen-teman.

Kali ini tim redaksi Kampusiana.Net akan memberikan informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh media. Informasi ini diambil dari anakUI.com, diedit seperlunya. Oke langsung aja, simak baik-baik.

Media merupakan suatu hal yang gak bisa dilepaskan lagi dari kehidupan kita sebagai manusia, apalagi kita mahasiswa yang butuh banget asupan informasi-informasi terkini biar tetep up to date dan gak ketinggalan berita. Kalau diibaratkan, media merupakan jembatan antara dunia luar dengan kehidupan kita biar terpantau terus: kira-kira lagi ada apa sih di luar sana?

Sayangnya, banyak media yang hanya mengejar popularitas tanpa memperhatikan orisinalitas dan kebenaran berita sehingga berita yang disajikan hanya berupa provokasi agar banyak dibaca oleh masyarakat dan menjadi perbincangan hangat. Karena kita mahasiswa, maka dari itu kita ga boleh ikut-ikutan terpancing sama berita-berita yang sifatnya provokatif tanpa mengandung hal yang sebenarnya terjadi.

Pada kesempatan artikel ini, anakui.com akan ngasih tau kamu gimana caranya biar kamu gka gampang terprovokasi oleh media, terlebih lagi terhadap media cetak. Yuk, langsung disimak aja!

Langsung baca isinya, judul mah sekilas aja!

Judul merupakan hal yang berkontribusi besar dalam salah tafsirnya pembaca akan suatu berita. Belum baca keseluruhan beritanya aja, pembaca bisa langsung terprovokasi dengan judul yang dibuat oleh media. Temen-temen pasti pernah diajarin waktu SD kalo bikin karangan itu isinya dulu, judul mah belakangan aja biar mewakili keseluruhan cerita?

Ya, begitu pun dengan berita yang banyak dibuat oleh media. Judulnya dibuat semenarik dan sehipster mungkin biar yang baca mengira kalau judulnya itu mewakili keseluruhan berita. Padahal mah ya, bisa aja judulnya dibuat hiperbola, biar makin provokatif, menarik, dan beritanya laris manis di pasaran. Bukan berarti judul yang menarik dan unik itu gak perlu, tapi tetep harus sesuai sama berita dan gak melenceng jauh sehingga gak mengurangi esensi dari berita tersebut. Jadi, biasakan membaca isi beritanya sampe abis, jangan terlalu terpengaruh sama judul.

Jangan terdistraksi oleh foto berita!

Kurang lebih sama sih kayak judul, foto atau featured image berita yang digunakan sebagai pendukung berita tersebut biar makin “hidup” juga sering kali dimanfaatkan untuk menarik minat pembaca. Bisa aja si redaktur memasukkan foto yang gak nyambung-nyambung amat sama isi berita, asal kontroversial dan kira-kira menarik, eh malah dipake. Hasilnya… Duar! Pembaca cenderung terdistraksi sama foto beritanya dibanding membaca judul, apalagi isi beritanya. Kena, deh.

Tetep netral, keep calm

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tetap netral saat membaca berita. Pokoknya usahakan pikiran sejernih mungkin deh. Jangan langsung kepancing emosi misalkan begitu tahu idola kamu diberitakan hal yang kurang baik oleh media, abis itu kamu langsung terprovokasi dan memaki-maki berita tersebut. Tetap gunakan logika dan nalar yang jernih, ya. Objektif adalah kuncinya.

Ingatlah bahwa segalanya bisa dibikin drama

Gak cuma sintron aja yang bisa dibikin sedrama mungkin, kehidupan real aja bisa dijadiin drama sama media. Iya, media bisa aja membagi topik berita menjadi beberapa part dan dibuat seolah rangkaian berita yang dikemas secara drama! Apalagi, beberapa portal berita udah dicampuri sama kepentingan politik dari pihak tertentu. Harapannya sih saat kamu membaca berita yang penuh drama ini, kamu akan kebawa emosi dan ikut berkomentar biar tambah rame. Dengan mengingat bahwa semuanya bisa dibikin drama, kamu menjadi lebih waspada dan bisa tahu mana batasan-batasan yang sebenarnya kenyataan, mana yang terkesan dibuat-buat.

Baca dari sumber yang berbeda

Nah ini adalah tips yang paling kita temuin dalam membaca sebuah berita. Ujung-ujungnya bakal balik lagi kalo kita harus membaca suatu berita dari berbagai sumber, gak cuma satu aja, biar pandangan kita terhadap suatu kejadian bisa dari berbagai sisi dan menarik kesimpulan dengan lebih bijak.

Itu dia tips yang bisa anakui.com berikan kepada temen-temen biar gak gampang terprovokasi oleh media. Karena kita mahasiswa, sudah seharusnya berpikir dua kali sebelum berkomentar terhadap suatu berita, tentunya dengan cara yang berpendidikan dan berkelas. Selamat banyak-banyak membaca!

Related Articles

About author View all posts

admin

admin

Mari berkarya, kirim tulisan ke redaksi@kampusiana.net