Diskusi Hubungan Internasional: Berpikir Global untuk Kemajuan Bangsa

5896

 

Diskusi merupakan sebuah kegiatan yang sangat positif bagi mahasiswa untuk terus memperkaya ilmu dan pengetahuannya. Mengingat pentingnya hal tersebut, maka Mahasiswa Hubungan Internasional yang terkumpul dalam sebuah kajian bernama Interpelago kembali mengadakan diskusi menyambut mahasiswa baru. Narasumber yang berkesempatan untuk mengisi diskusi pada Selasa 6 September 2016 adalah Ahmad Syaifuddin Zuhri, LL.M., yang merupakan salah satu dosen di jurusan Hubungan Internasional FISIP UIN Jakarta.

Dosen yang mengampu mata kuliah Pengantar HI ini pun memberikan gambaran umum tentang hubungan internasional kepada mahasiswa baru. Beliau menjelaskan jika Hubungan Internasional merupakan kajian yang bersifat multidisipliner, sehingga sangat berkaitan erat dengan cabang ilmu lainnya seperti sejarah, ekonomi, sosiologi, filsafat, dan sebagainya. Pak Zuhri juga menjelaskan jika HI di era ini tidak hanya membahas isu-isu perang dengan aktor-aktor pemerintah, melainkan telah lebih luas membahas isu-isu lainnya seperti terorisme, perdagangan, lingkungan, dan lain-lain.

Selain memberikan sedikit pengantar mengenai kajian hubungan internasional, Pak Zuhri juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta diskusi yang hadir. Beliau memberikan gambaran bahwa peluang bagi mahasiswa HI sangatlah luas tidak hanya terpaku menjadi diplomat saja. Mahasiswa baru dan seluruh peserta diskusi yang hadir juga diharapkan menjadi mahasiswa yang aktif, tidak hanya berprestasi dari segi akademis di kampus, tapi juga harus aktif dalam berbagai kegiatan khususnya yang membuat mereka bisa berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara. Sehingga tercipta generasi-generasi yang bermental kuat dan juga berpikiran global, sehingga bisa menjadi manusia yang mampu bersaing.

Hal tersebut sejalan dengan tujuan dari kelompok diskusi Interpelago ini. Terinspirasi dari kata Archipelago yang artinya negara kepulauan atau nusantara, yang tak lain merupakan negara Indonesia. Interpelago, kata “inter” mempunyai harapan bahwa lewat diskusi, mahasiswa HI khususnya di FISIP UIN Jakarta bisa menjadi mahasiswa-mahasiswa yang bisa berpikir global, namun kata “pelago” yang diambil dari kata Archipelago bermakna agar mahasiswa HI tetap ingat dengan kebesaran negaranya sebagai bangsa kepulauan. Sehingga Interpelago mempunyai zargon “Think Globally, Act Locally,” yang bermakna mahasiswa HI harus mempunyai pikiran yang luas dan mengglobal, namun pengetahuan tersebut haruslah bermanfaat untuk memajukan bangsa Indonesia.

Semua peserta diskusi cukup antusias, terdapat 30 orang mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut termasuk 3 orang siswa asing dari Gambia. Beberapa peserta tampak semangat untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar berbagai isu internasional yang sedang ataupun yang sudah terjadi.

Related Articles

About author View all posts Author website

Sarah Hajar Mahmudah

Sarah Hajar Mahmudah

International Relation Student-UIN Jakarta
Suka ngoleksi buku dan nulis
kalau lagi pusing jadi suka jalan-jalan